Well, sebulan sudah aku biarin nih blog bersarang laba2, usang bener dehya ._. aku lagi bener-bener-sibuk-dengan-hal-disekolah. Dari yang ga pnting sampe yang SANGAT penting *gatau kenapa aku pengen aja capslock tulisan "sangat"* aku habis dapet hal baru yang beresiko dan gila *oke, mungkin gak segitunya* sudah beberapa hari awal bulan mei ini aku cuma di rumah,baca novel komputeran,dan membersihkan makanan di meja, begitupun di sekolah aku cuma baca buku,biasa,bicara seperlunya, itu bagiku. Dan aku pikir itu bukan aku yang sebenarnya (yang usil,rame,de el el) knapa aku sperti orang khabisan nafas kyk gitu ? yap, aku bosan, dan sayangnya yg membuat bosan aku sendiri.
Jadi aku butuh sesuatu *kenapa jadi kayak syahrini gini* yang baru
Sesuatu yang baru, mungkin menantang dan beresiko, tapi semua hal yang kalian kerjakan pasti beresiko bahkan kamu duduk dirumahpun akan beresiko akan terjatuh atap dari atas,bukan,bukan maksudku nakut-nakutin tapi faktanya begitu, jadi aku mencoba yang baru.Mungkin bisa dibilang aku curcol. Berawal dari sebuah lomba, yang mungkin *mungkin* akan mehentikkan kerja otakku *oke, sedikit lebey memang* aku ikut itu karena dipilih, bisa aja sih aku ngundurin diri, tapi kembali lagi. Aku-butuh-hal-yang-baru. Aku tau ini beresiko, karena faktanya aku lemah di pelajaran yang di lombakan itu. Aku yakin guruku memilihku karena pesona wajahku *oke, yang satu ini aku bohong besar2an*. Jadi 5 hari (karena aku baru tahu 5 hari sebelumnya) aku bener2 mempercepat kerja otakku,aku begadang,mengerjakan soal-soal dari Pak Luhur,mencari kalimat2 baru yang sama sekali aku tidak mengerti *yang ini begitu mengerikan* dan membeli buku-buku tambahan. Skip aja, begitu hari-H aku udh sampe ke tempat lomba, yang melombakan seluruh siswa dari seluruh Surabaya, dan... HELL semua tampak begitu kinclong dan pintar, aku melihat diri dan yang ada KETIDAK PERCAYAAN DIRI *maaf,capslockku aktif* well, ketidak percayaan diri ini terus merayap sampai aku mengerjakan soal, dan langsung saja aku tidak LOLOS *"tidak"nya memang tidak di capslock* Itu menyakitkan, aku terpukul soal itu. Memang belum di umumkan sampai detik ini, tapi selama ini ? sudah hampir 1 bulan, jadi tentu saja aku tidak lolos. Aku sedih ? Tentu saja. Semua ingin menang, namun ini sebuah pengalaman luar biasa. Ya, mentalku cukup kuat utk mnghadapi bahwa aku memang kalah. Namun, semakin lama aku mendalami pelajaran ini, juga pelajaran lain, dan aku merasa lebih PD lagi. Padahal seharusnya, jikalau aku kalah, aku hrsnya semakin sedih. Tapi tidak untuk calon orang sukses seprtimu dan sepertiku.
Setidaknya aku sudah mencoba-hal-baru-yang-ekstrem. Itu menambah pengalaman, dan menguatkan mentalmu. Jadi tunggu apalagi ? Buat apa galau dan berdiam saja, ayolah hidupmu masih panjang, resiko memang ada, tapi hanya calon orang-orang sukses yang dapat mengatasinya.
Sekian dulu -bubye- ;'''))
Read More
Jadi aku butuh sesuatu *kenapa jadi kayak syahrini gini* yang baru
Sesuatu yang baru, mungkin menantang dan beresiko, tapi semua hal yang kalian kerjakan pasti beresiko bahkan kamu duduk dirumahpun akan beresiko akan terjatuh atap dari atas,bukan,bukan maksudku nakut-nakutin tapi faktanya begitu, jadi aku mencoba yang baru.Mungkin bisa dibilang aku curcol. Berawal dari sebuah lomba, yang mungkin *mungkin* akan mehentikkan kerja otakku *oke, sedikit lebey memang* aku ikut itu karena dipilih, bisa aja sih aku ngundurin diri, tapi kembali lagi. Aku-butuh-hal-yang-baru. Aku tau ini beresiko, karena faktanya aku lemah di pelajaran yang di lombakan itu. Aku yakin guruku memilihku karena pesona wajahku *oke, yang satu ini aku bohong besar2an*. Jadi 5 hari (karena aku baru tahu 5 hari sebelumnya) aku bener2 mempercepat kerja otakku,aku begadang,mengerjakan soal-soal dari Pak Luhur,mencari kalimat2 baru yang sama sekali aku tidak mengerti *yang ini begitu mengerikan* dan membeli buku-buku tambahan. Skip aja, begitu hari-H aku udh sampe ke tempat lomba, yang melombakan seluruh siswa dari seluruh Surabaya, dan... HELL semua tampak begitu kinclong dan pintar, aku melihat diri dan yang ada KETIDAK PERCAYAAN DIRI *maaf,capslockku aktif* well, ketidak percayaan diri ini terus merayap sampai aku mengerjakan soal, dan langsung saja aku tidak LOLOS *"tidak"nya memang tidak di capslock* Itu menyakitkan, aku terpukul soal itu. Memang belum di umumkan sampai detik ini, tapi selama ini ? sudah hampir 1 bulan, jadi tentu saja aku tidak lolos. Aku sedih ? Tentu saja. Semua ingin menang, namun ini sebuah pengalaman luar biasa. Ya, mentalku cukup kuat utk mnghadapi bahwa aku memang kalah. Namun, semakin lama aku mendalami pelajaran ini, juga pelajaran lain, dan aku merasa lebih PD lagi. Padahal seharusnya, jikalau aku kalah, aku hrsnya semakin sedih. Tapi tidak untuk calon orang sukses seprtimu dan sepertiku.
Setidaknya aku sudah mencoba-hal-baru-yang-ekstrem. Itu menambah pengalaman, dan menguatkan mentalmu. Jadi tunggu apalagi ? Buat apa galau dan berdiam saja, ayolah hidupmu masih panjang, resiko memang ada, tapi hanya calon orang-orang sukses yang dapat mengatasinya.
Sekian dulu -bubye- ;'''))
